Onderdil

Daftar Ukuran Piston beAt Karbu, Deluxe, Pop dan Fi ESP

×

Daftar Ukuran Piston beAt Karbu, Deluxe, Pop dan Fi ESP

Sebarkan artikel ini

Ukuran Piston beAt – Dalam sebuah mesin pembakaran dalam, piston bisa diibaratkan sebagai jantung. Komponen inilah yang mengubah bahan bakar menjadi tenaga putaran melalui pembakaran. Oleh karenanya, jika ada masalah pada piston pastinya akan sangat berpengaruh pada performa mesin.

Masalah pada piston memang jarang terjadi. Biasanya permasalahan pada komponen ini timbul setelah pemakaian bertahun tahun. Atau karena disebabkan kurangnya perawatan pemilik kendaraan. Contohnya jika sampai motor kehabisan pelumas, maka biasanya menyebabkan piston “nganceng”. Jika sudah demikian maka mau tidak mau harus diganti yang baru. Lebih parahnya lagi jika dinding silindernya bocor maka harus di boreup atau bahkan ganti boring silinder.

honda beat deluxe
honda beat deluxe

Mengganti piston tentu tidak boleh sembarangan. Pastinya harus disesuaikan dengan ukuran diameternya. Sebab jika tidak tepat maka bisa saja piston tidak bisa masuk saat pemasangan, atau kompresi bocor jika terlalu kecil.

Maka dari itu, penting untuk mengecek ukuran piston sebelum penggantian. Pun demikian halnya buat kalian yang ingin boreup. Mengetahui ukuran diameter piston dan langkahnya adalah rumus untuk mencari tahu berapa CC motor tersebut.

Kali ini, kami akan memberikan perbandingan ukuran piston beat, mulai dari beat karbu, beat FI ESP, Pop, hingga yang terbaru beat deluxe. Apakah ada perbedaan dari ukuran piston atau seher dari masing masing varian honda beAt tersebut?

Ukuran Piston beAt Karbu, Pop, Deluxe dan Varian Lainya

Ukuran piston yang baku mengacu pada diameter piston tersebut. Yuk, simak ukuran diameter piston dari setiap varian honda beat berikut ini:

Tipe MotorDiameter piston
beAt Karbu50 mm
beAt FI Standar50 mm
beAT Pop50 mm
beAt ESP50 mm
beAt Street47 mm
beAT CBS47 mm
beAt Deluxe47 mm
piston beat
piston beat

Penyebab Piston Cepat Rusak

Ada beberapa hal yang menyebabkan piston cepat rusak. Diantaranya adalah sebagai berikut:

Jarang Ganti Oli Mesin

Oli memiliki fungsi sebagai pelumas dan menjadi perantara antara dua komponen yang saling bergesekan. Jika oli jarang diganti, maka kualitas dan kemampuan oli dalam menahan gesekan akan menurun.

Terlebih lagi bagi yang masih suka ganti oli bekas, pastinya ini akan mengurangi umur dari komponen komponen mesin. Penggunaan oli berkualitas rendah menyebabkan gesekan yang berlebih sehingga piston cepat rusak.

Timing Bukaan Klep Yang Ngaco

Timing bukaan klep yang tidak tepat berpotensi membuat tabrakan antara klep dan piston. Hal ini bisa dikarenakan rantai kamprat yang kendor, putus atau yang sering terjadi loncat dari gigi penggerak. Selain itu bisa juga karena human error saat pemasangan.

Bahan Bakar Beroktan Rendah

Penggunaan bahan bakar beroktan rendah secara terus menerus bisa menyebabkan kerusakan komponen mesin seperti piston. Hal tersebut lantaran bahan bakar beroktan rendah lebih mudah terbakar.

Jika bahan bakar terbakar sebelum busi meledakan api, maka bisa menyebabkan efek knocking atau getaran yang berlebihan. Ini akan membuat komponen komponen mesin cepat rusak.

Gejala Piston Rusak Atau Bermasalah

Ada beberapa ciri ciri atau gejala piston motor bermasalah. Antara lain:

  • Tenaga mesin menurun karena kompresi bocor
  • Knalpot mengeluarkan banyak asap karena oli merembes ke ruang bakar
  • Mesin susah hidup
  • Mesin tidak bisa di engkol lantaran piston nganceng.

Nah demikian tadilah perbandingan ukuran piston honda beat karbu, fi, pop, deluxe dan beberapa varian lainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *